Tak Terima Dicemooh Patrice Evra Tendang Seorang Suporter

Tak Terima Dicemooh Patrice Evra Tendang Seorang Suporter – Patrice Evra menendang seorang suporter karna dicemooh. Lebih dari 22 th. masa dulu, sudah ada insiden sama nan menghebohkan dunia dari Eric Cantona. Evra turut dan insiden saat Marseille bertandang ke Vitoria Guimaraes. Saat tengah pemanasan, bek 36 th. itu dicemooh sebagian suporter.

Dapat jadi tidak tahan dengan hinaan yang dialamatkan kepadanya, Evra bereaksi dengan menendang salah seorang suporter cocok di kepalanya. Dia juga dikartu merah bahkan saat kompetisi belum dimulai, sampai tidak bisa duduk di bangku cadangan walaupun terdaftar jadi pemain pengganti.

Insiden tendangan ini selekasnya mengingatkan dunia sepakbola dengan momen sama yang 22 th. yang kemarin. Waktu itu Cantona, bintang Manchester United dan tim nasional Prancis, jadi judul paling penting media-media karna kerjakan tendangan kung-fu ke arah suporter.

Bedanya, apabila Evra kerjakan tendangan ke arah suporter yang diduga kuat dari kubu timnya sendiri, Cantona mengerjakannya ke suporter tim lawan yakni Crystal Palace. Cantona jadi tidak hanya menendang, namun juga mengarahkan sebagian pukulan ke suporter bernama Matthew Simmons.

Momen itu jalan saat Cantona tengah jalan menuju ruang ganti, setelah dikartu merah karna menendang bek Palace Richard Shaw, yang lebih dulu menarik kaus Cantona.

Atas momen itu, Cantona bukan hanya dihukum oleh MU dan FA, namun juga hadapi dakwaan tindak pidana penyerangan. Walaupun setelah itu tidak dipenjara, pria kelahiran Marseille itu harus memainkan peran service komune selama 120 jam. MU menghukum Cantona tidak bisa bermain di tim paling penting di sisa musim –insiden berjalan pada Januari 1995 atau pada pertengahan musim– serta denda 20 ribu pound sterling. Tim nasional Prancis melepas jabatannya jadi kapten.

Sebentar FA menjatuhi hukuman larangan bermain selama delapan bln. dan denda 10 ribu pound. Hukuman ini lantas diperkuat oleh FIFA, yang memperluas cakupan skorsnya ke semuanya dunia sampai Cantona tidak bisa mengakali hukuman dengan bermain di club luar Inggris. Evra, pastinya, sekarang ini perlu cemas menanti hukuman apa yang juga akan diterima atas aksinya.