Seorang Wanita Dirampok Dan Dibuang Di Tepi Sungai

Seorang Wanita Dirampok Dan Dibuang Di Tepi Sungai – Wilujeng Esti Utami, Lurah Penataban, Kabupaten Banyuwangi diketemukan dengan keadaan tidak berkapasitas di Sungai Sere

Dia diketemukan dalam keadaan tangan terikat. Masyarakat yang temukan Esti secara langsung membawanya ke Puskemas Bangorejo.

Kepalanya terluka serta diketemukan sisa pukulan benda tumpul. Mujur korban masih tetap berteriak mohon tolong hingga didengar masyarakat.

” Ke-2 tangan korban terikat tali plastik. Didalam mobil, rupanya korban dianiaya dengan memakai palu serta pistol mainan, ” tutur Kapolres Banyuwangi, AKBP Donny Adityawarman.

Karena berpura-pura wafat, Esti pada akhirnya dibuang aktor ke sungai. Beberapa saat sesudah peristiwa, aktor sukses diringkus di tempat tinggalnya di Desa Sumbereras, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.

Mobil Hyundai abu-abu yang dipakai aktor, ditinggal tidak jauh dari tempat peristiwa di Bangorejo.

Hasil dari kontrol, aktor merupakan Agus Siswanto sebutan lain Agus Welek, pria yang menjemput korban di kantornya, Selasa (31/7) siang.

” Hasil penyelidikan sekaligus juga info saksi, aktor yang di ketahui anggota instansi swadaya penduduk itu merupakan aktor perampokan ibu lurah, yang sukses diamankan di tempat tinggalnya, ” jelas AKBP Donny.

Polisi berani mengambil keputusan terduga sesudah temukan cukuplah bukti, yaitu uang tunai Rp 60 juta punya korban. Kondisinya masih tetap utuh, termasuk juga tas ransel punya korban.

Tanda bukti itu disembunyikan aktor didalam rumah pengasuh anaknya di Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi.

” Polisi juga masih tetap mencari benda serupa pistol yang dipakai untuk memukul kepala korban, termasuk juga hp punya korban, ” tambah AKBP Donny.

Modus masalah perampokan dibarengi dengan gagasan pembunuhan ini bermula dari aktor yang menawari korban berjumpa tokoh ulama yang ketua Pengurus Cabang Nahldlatul Ulama Banyuwangi, Mohammad Ali Makki Zaini sebutan lain Gus Maki.

Menurut aktor, Gus Maki ini ingin pinjam uang serta terduga tawarkan ke korban. Walau terduga tunjukkan photo Gus Maki palsu, korban tidak berprasangka buruk.

Walau sudah sempat berbelit saat diinterogasi polisi, terduga pada akhirnya tidak dapat menghindar dari info saksi dan tanda bukti yang diketemukan polisi.