Presiden Prancis Emmanuel Macron Akan Pimpin Pertemuan Dengan Pemimpin Dunia Serta Perusahaan Tehnologi Pada Bulan Mei

Presiden Prancis Emmanuel Macron Akan Pimpin Pertemuan Dengan Pemimpin Dunia Serta Perusahaan Tehnologi Pada Bulan Mei – Selandia Baru serta Prancis akan bekerja bersama untuk mengusir teroris dari jaringan sosial media, kata Pertama Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern hari Rabu (24/4) di Wellington.

Ia serta Presiden Prancis Emmanuel Macron akan pimpin pertemuan dengan beberapa pemimpin dunia serta perusahaan tehnologi pada bulan Mei, kata kantor PM Selandia Baru. Seterusnya dijelaskan, pertemuan internasional itu akan mengumumkan apa yang dimaksud “Christchurch Call” (Panggilan Christchurch).

Jacinda Ardern tidak merinci apa yang tercantum dalam perancangan Christchurch Call serta menjelaskan, dokumen itu tengah “di kembangkan”. Ia menjelaskan telah bicara dengan wakil-wakil perusahaan tehnologi seperti Facebook, Twitter, Microsoft serta Google mengenai hal tersebut.

Pertemuan internasional ini ialah sisi dari tindak lanjut atas serangan teror penembakan di masjid di kota Christchurch, Selandia Baru, Maret kemarin. Seseorang teroris ultra kanan lakukan penembakan di dua masjid serta menewaskan 50 orang. Striker menyiarkan dengan cara langsung tindakan serangannya melalui Facebook.

“Pada serangan teroris 15 Maret, sosial media dipakai lewat cara yang tidak pernah berlangsung awalnya, menjadi alat untuk mempromokan aksi terorisme serta kedengkian. Kami meminta beberapa pemimpin untuk tunjukkan kepemimpinan serta pastikan sosial media tidak bisa dipakai seperti di serangan teror 15 Maret,” kata Jacinda Ardern.

“Kita mesti melakukan tindakan, termasuk juga penyuplai fasilitas sosial media, yang perlu lebih bertanggungjawab atas content yang berada di basis mereka, serta ambil aksi supaya content ekstremis yang kejam tidak bisa diterbitkan serta diberikan.”

Di Paris, Kantor Kepresidenan Prancis mengatakan, pertemuan internasional yang diperkirakan dengan maksud pastikan jika “kebijaksanaan baru serta konkret akan diambil hingga apa yang berlangsung di Christchurch tidak berlangsung .”

Pertemuan itu gagasannya diadakan sepanjang pertemuan menteri telekomunikasi serta digital beberapa negara industri G-7 yang akan berjalan di Paris 15 Mei akan datang. Presiden Prancis Emmanuel Macron terakhir sedang konsentrasi pada desas-desus perubahan dunia digital serta bagaimana meregulasinya.

Selandia Baru sudah ambil kebijaksanaan ketat sosial media dan aksi tegas pada beberapa orang yang sebarkan tindakan kekerasan di masjid Christchurch. Rekaman tindakan penembakan itu memang sudah sempat menebar secara cepat lewat sosial media walau ada usaha untuk menghapusnya.

Prancis serta Selandia Baru sekarang ingin supaya teroris dihindari memakai sosial media untuk mengorganisasi serta mempromokan terorisme serta ekstremisme kekerasan, atau mendistribusikan gambar-gambar kekerasan.