Polsek kebon Jeruk Tembak 2 Pencuri Spesialis Rumah Kosong

Polsek kebon Jeruk Tembak 2 Pencuri Spesialis Rumah Kosong – Sepasang pencuri tempat tinggal kosong, M Suherman (29) , serta Agus Priana (20) , mesti luluh selesai timah polisi menembus betis kanannya. Dua pemeran ini terpaksa sekali menyerah kala petugas meringkusnya ditempat terpisah, Rabu 29 November 2017 awal hari.

Dua pemeran ini, menjadi sepasang sindikat tempat tinggal kosong yg acapkali beraksi di daerah Jakarta Barat. Butuh saat kurang dari lima menit, mereka sukses menggondol beberapa barang, dimulai dari tv, sampai telpon seluler.

” Kebon Jeruk saja mereka 3 kali beraksi. Belum pula di Tanjung Duren, Kembangan, serta Cengkareng. Dari pengakuannya ada 30 tempat yg sukses dicuri, ” ucap Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Martson Marbun di Jakarta, Jumat (1/12/2017) .

Marbun menyampaikan, dengan bekal sepeda motor, sindikat ini lantas menyisir pemukiman padat masyarakat. Sangat ada tempat tinggal kosong dengan pintu terbuka, keduanya lantas masuk ambil beberapa barang miliki nilai punya korbannya.

Walaupun dua pemeran sempat masuk penjara 2 x. Akan tetapi hal semacam itu tdk bikin keduanya kapok. Sampai-sampai, kata Marbun, kapabilitas pemeran jadi bertambah berkat pembicaraan di penjara.

Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk, AKP Bambang Sugiharto menyampaikan, terbongkarnya persoalan ini kala anggota mengintai ke daerah Patra Kebon Jeruk, sehabis saat sebelum sempat berjalan pencurian tempat tinggal kosong pada Minggu 12 November 2017. Masa itu, pemeran Suherman tertangkap kala akan mencari korbannya.

Masihlah di hari itu, polisi lantas laksanakan pengembangan pemeran Agus lantas ditangkap kala bersembunyi di kontrakannya di Angke, Tambora.

Waktu ini, tidak hanya mengamankan keduanya, petugas juga tengah memburu dua orang, ialah berinisial Sl sebagai area dari sindikat ini, serta penadah hasil curian. ” Bukti diri keduanya udah kami kantongin identitasnya, ” ujar Bambang.

Atas tingkah lakunya, dua pemeran ini dijerat Pasal 363 KUHP perihal Pencurian serta pemberatan dengan ancaman hukuman maximum 5 th. penjara.