Pemohon Minta Penyitaan Aset Hamzah Guna Membayar Tunggakan Ticket Pesawat Saudi Arabia Airlines

Pemohon Minta Penyitaan Aset Hamzah Guna Membayar Tunggakan Ticket Pesawat Saudi Arabia Airlines – Hari ini PN Makassar memutus praperadilan masalah sengketa asset Abu Tours dengan termohon Polda Sulsel. Pemohon minta penyitaan asset punya Hamzah Mamba buat pembayaran tunggakan ticket pesawat Saudi Arabia Airlines.

Sidang yang dapat di pimpin oleh Suratno ini dapat berjalan di PN Makassar, Jalan RA Kartini, Sulsel, Rabu (18/7/2018), jam 10. 00 WITA.

Pemohon ialah perwakilan dari PT Ayu Berga sebagai perwakilan agen dari Saudi Arabia Airlines di Indonesia. Dalam keterangannya di pengadilan, Vice President Sales and Marketing PT Ayu Berga, Hery Setiawan menuturkan kalau perusahaan punya Hamzah Mamba ini sudah menunggak seputar 10 ribu ticket pada tahun 2017.

” Abu Tours membeli ticket 10 ribu ticket sepanjang 6 bulan di tahun 2017, ” kata Hery. Disamping itu, kuasa hukum pemohon, Suyudi, menuturkan mereka cuma minta hak client mereka yang ada dalam penyitaan Polda Sulsel. ” Pokoknya kalau mempunyai hak disini buat dengan cara keperdataan barang yang disebut object sita. Yang butuh dimengerti, ini ialah ticket yang usai pergi umrah, ” tuturnya.

Dalam kesimpulannya yang diserahkan pada majelis hakim, pihak pemohon minta asset yang sekarang ini diambil oleh penyidik kepolisian diserahkan ke pihak mereka. Asset itu berbentuk beberapa bangunan yang ada di Depok, Jawa Barat, serta Makassar.

” Kita mempunyai hak serta kewenangan sesuai sama putusan MK nomer 22. Udah dinyatakan apabila dia (Hamzah Mamba) cidera janji dapat berganti ke kota, ” kata pengacara pemohon Apriady Yusuf.

Menurut dia, terdapat persetujuan hitam putih pada PT Ayu Berga dengan pihak Abu Tours.

Disamping itu, Kepala Sisi Pemberian Hukum Polda Sulsel, Mhammad Ied Amrullah menuturkan kalau penyitaan yang dilaksanakan sudah sesuai Perundang-undangan.

” Kita pihak Polda minta buat bersabat dahulu karna kelak akan juga dikembalikan ke Jemaah Abu Tours, ” katanya.

Pantauan di lapangan, area sidang masihlah kelihatan sepi. Belum juga kelihatan jemaah Abu Tours yang ada bergabung memgikuti sidang praperadilan seperti rata-rata.