KPU Ingatkan Paslon Tak Singgung SARA Di Debat Capres Perdana

KPU Ingatkan Paslon Tak Singgung SARA Di Debat Capres Perdana – Komisi Penentuan Umum (KPU) kembali memperingatkan ke-2 paslon tidak untuk mengulas rumor suku, agama, ras, serta antargolongan (SARA) dalam debat calon presiden serta calon wakil presiden yang akan diselenggarakan malam kelak.

Ketua KPU Arief Budiman menjelaskan imbauan ini terpenting selalu dikatakan karena dari enam fragmen debat calon presiden, dua salah satunya: fragmen empat serta lima, tiap-tiap calon dikasihkan peluang untuk sama-sama menanyakan.

“Saya mengharap semasing paslon memerhatikan benar apakah yang dipastikan dalam undang-undang. Contohnya dilarang mempermasalahkan Pancasila, UUD, SARA, dan sebagainya,” kata Arief di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Rabu (16/1).

Ia menyebutkan ketetapan itu telah tertera dalam Masalah 280 serta 290 Undang-undang Nomer 6 Tahun 2017 Mengenai Penentuan Umum.

Di peluang yang sama, Komisioner KPU Wahyu Setiawan pastikan tidak ada larangan untuk mengulas masalah dalam debat. Hal tersebut resmi, seandainya patuhi rambu-rambu yang diputuskan undang-undang.

Wahyu mengemukakan calon bebas menanyakan apa asal pasti sesuai dengan topik. Moderator Ira Koesno serta Imam Priyono akan jadi penjaga jalur debat bila di rasa telah mulai meleset.

“Peraturan debat telah dikemukakan pada semua pihak, tentunya jika ada beberapa hal yang di rasa keluar kerangka, moderator miliki kewenangan untuk meluruskan,” papar Wahyu.

Selanjutnya, berkaitan persiapan debat, Wahyu pastikan persiapan telah selesai seutuhnya. Untuk memastikam kelancaran, KPU akan mengadakan geladi bersih pagi hari ini.

Persiapan paling akhir akan menyertakan semua elemen, yaitu alat penyelenggara, moderator, team kampanye semasing calon, pihak hotel, Polri, TNI, serta Paspampres.

“Persiapan debat pertama hampir 100 %. Kita Insyaallah besok pagi untuk memenuhi 100 % seputar jam 09.00 WIB akan lakukan geladi resik di Hotel Bidakara dengan menyertakan semua pihak,” Wahyu menuturkan.

Debat Calon presiden perdana akan mengangkat topik ‘Hukum, HAM, Korupsi, serta Terorisme. Debat diadakan di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1) mulai jam 20.00 WIB.

KPU memilihkan empat topik debat yakni hukum, hak asasi manusia (HAM), korupsi, serta terorisme. Dalam debat kelak, fragmen pertama berisi pemaparan misi serta visi calon berkaitan topik yang didebatkan serta berdurasi 23 menit 15 detik.

Lalu fragmen dua serta tiga bisa menjadi peluang calon menjawab pertanyaan dari team panel. Semasing fragmen berdurasi 15 menit 30 detik.

Fragmen ke empat serta ke lima akan jadi peluang calon untuk sama-sama mencecar pertanyaan. Keseluruhan waktu untuk sama-sama cecar ialah 26 menit.

Debat akan ditutup di fragmen enam dengan pengakuan penutup dari semasing calon.