Jelang Ramadan, Harga Bawang Putih di Pasar Probolinggo Naik Lebih 100 Persen

Jelang Ramadan, Harga Bawang Putih di Pasar Probolinggo Naik Lebih 100 Persen – Sepanjang satu pekan harga Bawang Putih di Kota Probolinggo, alami kenaikan cukuplah relevan. Naiknya harga itu, membuat beberapa pedagang kelimpungan.

Rata-rata kenaikan harga bawang putih naik mendekati ramadan. Seperti yang berlangsung di Pasar Wonoasih, Kota Probolinggo. Tidak dikit pedagang ditempat akui cemas, mahalnya harga jual di market. Sesaat keinginan konsumen semakin alami penurunan, bersamaan tingginya harga bawang putih.

Salah seseorang pedagang ditempat, Firda akui sekarang ini harga bawang putih di market menyentuh angka Rp 45 ribu/kg. Angka itu naik relevan dari mulanya, yaitu Rp 21 ribu/kg.

Mahalnya harga bawang putih, membuat menyusutnya daya beli konsumen setia di market. Umumnya laris terjual seputar 1-2 kwintal, tetapi sekarang ini cuma 0,5 kwintal saja.

“Jika mahal ini konsumen alami penurunan, telah harga tinggi konsumen dikit. Saya berharap harga nya dapat normal ,” papar Firda waktu di konfirmasi, Kamis (25/4/2019).

Hal yang sama diutarakan Hidayati, pedagang bawang putih yang lain. Dia mengharap dinas berkaitan selekasnya menormalkan harga bawang putih di market. Mahalnya harga bawang putih sekarang ini berefek pada pendapatannya berjualan.

Menurut dia kenaikan harga bawang putih sekarang ini, dapat disebutkan lebih dari angka 100 %.

“Dahulu saya kulaknya seputar Rp 18-20 ribu/kg, tetapi saat ini naik jadi Rp 41 ribu/kg. Mudah-mudahan harga nya segera kembali normal, saya berharap ada langkah serius dari dinas berkaitan menangani mahalnya harga ini. Kalau semacam ini selalu, bisa-bisa pedagang tidak untung sebab dikit selalu yang beli,” berharap Hidayati.

Waktu diberi pertanyaan berkaitan stock bawang putih di market, Hidayati akui memenuhi, bahkan juga normal. Akan tetapi harga nya selangit, sampai membuat pedagang menjerit.

“Untuk supply sich terpenuhi, tetapi harga nya yang tinggi. Saya tidak tahu mengapa kok dapat naik, walau sebenarnya umumnya tidak ini. Ya mudah-mudahan selekasnya turun saja, sesaat kan ingin bulan ramadan, takutnya harga bawang putih makin membumbung,” pungkasnya.