Indonesia Terbesar Pengekspor Produk Kayu Ke Uni Eropa

Indonesia Terbesar Pengekspor Produk Kayu Ke Uni Eropa – Ekspor product kayu ke pasar Uni Eropa dari Indonesia alami penambahan penting. Mulai sejak 15 November 2016 Sampai 31 Maret 2017, keseluruhan ekspor product kayu yang terdaftar sejumlah 364. 735 ton.

” Kami telah terbitkan 14. 548 lisensi untuk product ekspor kayu, nilainya 400. 156. 188 dollar AS atau setara Rp 5, 2 triliun, ” kata Laksmi Dhewanti, staf Paka bagian Industri serta Persagangan Menteri Lingkungan Hidup serta Kehutanan, di sela aktivitas ‘Diseminasi Capaian Penerbitan Lisensi FLEGT Indonesia, di Semarang, Rabu (12/4/2017).

Laksmi menyampaikan, meningkatnya supply kayu ekspor ke Eropa tak lepas dari kesuksesan Indonesia memberlakukan system pembuktian serta legalitas kayu.

Pola itu cukup relevan untuk penuhi sebagai prasyarat uji selesai dalam ketentuan Perkayuan Uni Eropa. Indonesia sendiri di terima dalam system Uni Eropa mulai sejak 15 November 2016. Jauh sebelumnya itu, system SVLK telah mulai digerakkan mulai 2006.

Pada 2009, Indonesia meningkatkan dokumen V-Legal sampai saat ini. Pengembangan dokumen itu, berimbas positif pada keringanan masuknya product kayu. Product dari Indonesia bebas masuk ke lokasi Uni Eropa.

” Indonesia sekarang ini telah ada jalur spesial (hijau), jadi masuk tidak ada kontrol. Sekarang ini Uni Eropa telah melarang serta merima product kayu tanpa ada legalitas. Bila ingin masuk ke Eropa mesti gunakan dokumen, ” kata dia.

Laksmi menyatakan kalau pemberlakuan dokumen sah ini bukanlah bentuk usaha menyusahkan dunia usaha. Malah pemberlakuan untuk tingkatkan serta memudahkan dunia usaha.

Pemberlakuan ketentuan, sambung dia, juga bentuk penambahan nama Indonesia di mata dunia. Indonesia tak akan di kenal jadi negara penghasil kayu dari illegal logging.

” Dengan cara logis, ini tingkatkan penerimaan. Bila ada dokumen sah, Eropa ingin beli. Ini tidak cuma segi sah, namun ada segi keberlanjutan, jadi mesti dapat memanage rimba dengan cara lestari, ” imbuhnya.