Indonesia Akan Lakukan Pertemuan Bilateral Dengan China

Indonesia Akan Lakukan Pertemuan Bilateral Dengan China – Agenda kunjungan kerja Presiden Joko Widodo pada hari ke-2 di Beijing, China, Minggu (14/5/2017), bakal dipenuhi oleh beberapa pertemuan bilateral serta kajian kerja sama ekonomi.

Satu diantara gagasan pertemuan bilateral itu berbarengan Presiden RRC Xi Jinping.

” Besok kita bakal di tandatangani tiga dokumen, yang pertama yaitu dokumen yang berkaitan dengan Rencana of Action untuk 2017-2022, ” kata Menlu Retno Marsudi didapati di Hotel Conrad, Beijing pada Sabtu malam.

Pada Sabtu siang, Retno sudah menjumpai Menlu China Wang Yi mengulas agenda pertemuan bilateral yang bakal dikerjakan oleh ke-2 kepala negara.

Menurut Retno, dokumen itu adalah implementasi taktik kemitraan komprehensif yang telah dikerjakan oleh Indonesia serta Tiongkok.

Dokumen ke-2 yang bakal di tandatangani oleh perwakilan pemerintahan Indonesia-China yaitu tentang kerja sama ekonomi tehnis berbentuk hibah sekitaran Rp 150 miliar untuk membiayai studi tapak berkaitan pembangunan infrastruktur.

Diluar itu, Jokowi juga direncanakan melihat penandatanganan dokumen ketiga yang bakal di tandatangani yakni tentang perjanjian pembiayaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, tutur Retno.

Sebelumnya pertemuan bilateral dengan Presiden Xi, Jokowi akan menghadiri pembukaan KTT Belt and Road Lembaga di China National Convention Center berbarengan 29 kepala negara/kepala pemerintahan.

” Jadi besok itu acara Presiden bakal begitu padat sekali. Ada 10 acara yang bakal diikuti oleh Presiden dari mulai pembukaan Belt and Road Lembaga yang bakal dikerjakan pagi serta diluar itu Presiden akan lakukan pertemuan bilateral dengan Sekjen LDP Jepang serta sekalian merangkap sebagai Presiden Persahabatan Parlemen Indonesia-Jepang Mr Nikai, ” kata Retno Marsudi.

Presiden Jokowi sudah tiba di Beijing pada sekitaran jam 20. 30 saat setempat selesai menumpang pesawat kepresidenan Indonesia Satu sepanjang sekitaran 6 jam dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Selesai terima mitra dari Jepang, Jokowi akan lakukan kunjungan ke Masjid Niujie, di Kota Beijing untuk menjumpai ulama serta tokoh muslim asal Tiongkok. Diluar itu, Jokowi akan lakukan pertemuan dengan Rektor Kampus Tsinghua Qiu Yong.

Kepala Negara juga direncanakan lakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Polandia Beata Szydo serta terima pimpinan perusahaan Shanghai Electric untuk mengulas investasi.

Menlu menerangkan, pada Minggu malam selesai berjumpa Presiden Xi Jinping, Jokowi bakal menghadiri jamuan makan malam KTT Belt and Road Lembaga.

Jokowi kunjungan kerja ke Beijing untuk menghadiri KTT ” Jalur Sutera baru ” yang berjalan pada 14-15 Mei 2017.

Presiden Jokowi bakal memprioritaskan kebutuhan nasional dalam kerja sama besar lintas negara di Asia, Afrika serta Eropa yang dikhususkan pada bidang infrastruktur.

Beberapa kepala negara/pemerintahan bakal mengulas kolaborasi kebijakan untuk kerja sama serta pembangunan konektivitas di lokasi.