Eks Wagub Bali Sudikerta Resmi Ditahan Usai Jalani Pemeriksaan Selama 5 Jam

Eks Wagub Bali Sudikerta Resmi Ditahan Usai Jalani Pemeriksaan Selama 5 Jam – Bekas Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta sah ditahan polisi. Sudikerta sah ditahan selesai menekuni kontrol saat seputar 5 jam.

“Udah ditahan Sudikerta,” kata Dirkrimsus Polda Bali Kombes Yuliar Kus Nugroho melalui pesan singkat, Kamis (4/4/2019).

Yuliar belum memberi info detil sehubungan perkara Sudikerta maupun narasi mengenai penangkapan orang politik Golkar itu di bandara.

Di Ditreskrimsus Polda Bali, Jl WR Supratman, Denpasar, Bali, Kamis (4/4), sampai jam 19.45 Wita, Sudikerta belum keluar dari ruangan kontrol. Selain itu, beberapa penyidik maupun orang yang menyertai Sudikerta nampak lalu-lalang.

Sudikerta diamankan tadi siang di Gate 3 Penerbangan Domestik Bandara Ngurah Rai. Sudikerta didapati memiliki rencana terbang ke Jakarta.

“Terduga SDK udah diamankan Kamis, 4 April 2019, jam 14.19 Wita, di Gate 3 penerbangan domestik maksud ke Jakarta di Bandara Ngurah Rai, Bali,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja disaat diminta konfirmasi, Kamis (4/4).

Sudikerta datang di Polda Bali, Jl WR Supratman, Denpasar, Bali, seputar jam 15.00 Wita. Sampai sekarang ini Sudikerta tetap menekuni kontrol di ruangan penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Bali. Dari balik pintu, Sudikerta nampak di tandatangani beberapa dokumen dan didampingi seseorang pria botak berkemeja batik.

Bekas Ketua DPD Golkar itu pakai kaus polo berwarna putih serta nampak pakai kacamata hitam. Sudikerta cuma tersenyum serta menangkis camera wartawan. Dikawal penyidik yang pakai kaus putih serta bertopi hitam, Sudikerta senantiasa berjalan ke lantai tiga Ditreskrimum Polda Bali.

Bekas Wakil gubernur Bali itu diputuskan menjadi terduga perkara penipuan serta penggelapan tanah Rp 149 miliar akhir tahun yang kemarin. Ia disangka menipu bos Maspion, Alim Markus, dalam jual-beli tanah. Kecuali perkara itu, Sudikerta dijaring kasus pencucian uang.

Sudikerta dijaring dengan Kasus 378 KUHP serta/atau Kasus 263 ayat (2) KUHP serta/atau Kasus 3 UU Nomer 8 Tahun 2010 mengenai pemberantasan serta mencegah tindak pidana pencucian uang, dengan ultimatum hukuman maksimum 20 tahun penjara. Sudikerta terancam juga denda Rp 10 miliar.

Sudikerta adalah Wakil gubernur Bali periode 2013-2018. Ia adalah wagub di jaman Gubernur Made Pastika. Sebelum jadi wakil gubernur, Sudikerta adalah Wakil Bupati Badung. Pada 2018, ia coba peruntungan dengan maju ke Pilgub Bali tetapi kalah oleh saingannya, adalah Wayan Koster, yang saat ini berubah menjadi Gubernur Bali.