Anak-anak di Ponorogo Pilih Mengisi Liburan dengan Berburu Entung

Anak-anak di Ponorogo Pilih Mengisi Liburan dengan Berburu Entung – Berlibur sekolah tidak cuma berisi berwisata. Anak-anak di Ponorogo pilih isi berlibur dengan berburu entung. Apakah itu?

Entung adalah kepompong yang biasa diketemukan di rimba pohon jati. Di awalnya musim penghujan, masyarakat dari Desa Ngluruk, Kecamatan Sampung, baik tua ataupun muda, bersama-sama mendatangi rimba pohon jati untuk dapat memperoleh entung.

Seperti dalam yang dikerjakan oleh Ardika Santoso (16), Nanda Dwi (16) serta Jeni (15). Mereka menyengaja menyempatkan diri berlibur untuk berburu entung. Ke-3 siswa SMP ini bahkan juga ikhlas berjalan sejauh 1 km untuk dapat berburu entung di area rimba jati itu.

Ardi mengakui memang seringkali mencari entung saat masuk awal musim penghujan bersama dengan teman-temannya. Dengan tekun, mereka juga mencari entung. Umumnya entung banyak diketemukan dibalik dedaunan jati atau dapat ikut tertutup tanah liat.

Menurut Ardi, langkah memasaknya juga termasuk gampang. Entung yang telah terkumpul lalu dicuci bersih. Sesudah itu disediakan bumbu untuk menggoreng seperti bawang putih serta garam yang dihaluskan.

Jika telah siap, entung yang telah dicuci bersih tinggal di rendam bumbu lalu digoreng di minyak panas. Sesudah warna entung beralih, angkat serta siap diberikan.

Tidak hanya digoreng, lanjut Ardi, ada juga masyarakat yang membuat olahan entung seperti rempeyek, pepes atau dendeng, bergantung hasrat semasing. Walau awalannya tampak berlebihan, menurut Ardi, entung mempunyai cita perasaan mirip-mirip udang.

Selain itu, Nanda, rekanan Ardi mengakui menyengaja hadir temani Ardi mencari entung untuk di jual kembali. Satu gelas entung di jual di harga Rp 10 ribu. Tidak percuma, sejak dari pagi Nanda mengakui telah memperoleh 5 gelas entung untuk di jual kembali pada masyarakat.

“Umumnya ada masyarakat yang jual olahan entung. Ada yang membuat botok, rempeyek. Cukup buat nambah uang jajan,” tuturnya.

Akan tetapi Nanda memberi pesan mencari entung tidak dapat asal-asalan. Karena bila tidak waspada, mereka yang mencari entung dapat tersengat kalajengking. Ngeri-ngeri sengit ya!