2 Pencuri Raibkan Duit Rp 22,8 Juta di ATM Milik WN Aussie di Bali

2 Pencuri Raibkan Duit Rp 22,8 Juta di ATM Milik WN Aussie di Bali – Seseorang turis asal Australia Stephen Anderson (61) jadi korban pencurian ATM di daerah Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, Bali. Menyebabkan duwit sejumlah Rp 22, 8 juta di rekening lantas raib.

Moment itu dimulai kala korban pada Rabu (16/10) dapatkan SMS pemberitahuan sudah bertransaksi sejumlah Rp 22, 8 juta. Sesaat hari awal mulanya, korban terasa cuma kerjakan transaksi menukar uang di money changer.

” Jumat (19/10) team opsnal mengamankan serta menginterogasi pemeran I Nengah Winaya, pemilik money changer. Dari peningkatan dalam hari yg sama team pun mengamankan pemeran ke-2 ialah I Made Juniarta, ” kata Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu Androyuan Elim terhadap wartawan, Senin (22/10/2018) .

Andry menyampaikan dari kontrol ke-2 terduga mengaku tindakannya. Terhadap polisi, I Nengah Winaya mengaku sudah ambil kartu debet korban yg disimpan dalam dompetnya.

” Pemeran 1 mengatakan ambil kartu debet korban lewat cara dijatuhkan gunakan jari pemeran, kala korban konsentrasi mengkalkulasi uang. Lantas pemeran 1 menelepon pemeran dua (I Made Juniarta) untuk mencairkan uang yg ada pada kartu ATM debet korban serta bersua di Jl Sunset Road, ” terangnya.

Andry menuturkan untuk mencairkan uang itu, ke-2 terduga lantas ajak seseorang penduduk negara asing yg saat ini jadi DPO. Mereka lantas belanja ke satu toko baju di Jl By Pass Ngurah Rai untuk dimanfaatkan bertransaksi.

” Pemeran 1 serta 2 dan WNA itu sama-sama ketujuan toko baju brand Polo di Jl By Pass Ngurah Rai, serta di sanalah kartu debet korban dimanfaatkan transaksi dengan beli beberapa baju. Dari pernyataan pemeran 2, pada Jumat (19/10) pemeran 2 sudah sempat ambil fee hasil dari transaksi itu sebesar Rp 6 juta, ” urai Andry.

Andry memberi tambahan bule itu dikira menjadi jaringan beberapa pemeran. Andilnya memanfaatkan kartu debet korban untuk belanja.

” DPO Bule yg berbelanja inisial B. Jadi kita curigai bulenya satu jaringan sama mereka, alias sudah terbiasa kerjakan. Andilnya sesudah bisa kartu bulenya yg pergi berbelanja untuk gesek, ” tuturnya.

” Jadi bule (B-DPO) ini diperintah berbelanja banyak-banyak di Polo sampai keseluruhan berbelanja Rp 22, 8 juta. Lantas pemeran mengatakan itu tamu bule yg ia bawa pula serta anjurkan berbelanja di Polo, dengan arah dapatkan fee (komisi) , ” papar Andry.